Tabel Lengkap Ukuran Mortar

31/7/2026

Mortar adalah campuran bahan bangunan berupa semen, pasir, dan air, atau alat mangkuk penumbuk di bidang laboratorium. Dalam dunia Konstruksi Bangunan, mortar sering disebut sebagai adukan atau semen instan siap pakai.

Fungsi Mortar dalam Konstruksi

Perekat bata:

Menyatukan batu bata merah, bata ringan (hebel), atau batu alam agar kokoh.

Plesteran dinding:

Meratakan dan menghaluskan permukaan dinding kasar.

Acian dan lantai:

Melapisi dinding agar siap dicat serta merekatkan keramik lantai

Jenis Mortar

Berikut merupakan jenis-jenis mortar yang dibagi menjadi 5 jenis:

1. Perekat Bata Ringan atau Thin Bed Mortar

Perekat bata ringan adalah mortar yang digunakan untuk merekatkan bata ringan, perekat ini biasa juga disebut dengan lem hebel. Menggunakan mortar akan membuat proses pengerjaan lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan semen konvensional, karena cukup mengoleskan tipis saja. Mortar jenis ini hanya dapat digunakan untuk bata ringan saja.

2. Mortar Plester Dinding

Mortar plester dinding digunakan untuk proses memplester dinding. Tidak seperti jenis thin bed mortar, mortar jenis ini dapat diaplikasikan pada proses pasang bata ringan, batako, ataupun bata merah.

3. Mortar Acian Instan

Mortar acian instan secara khusus digunakan untuk menghaluskan permukaan dinding. Menggunakan mortar acian instan akan menghemat waktu serta biaya, karena tidak memerlukan plamir lagi untuk menghaluskannya, jadi tembok bisa langsung dicat. Selain itu menggunakan mortar jenis ini akan membuat tembok makin padat juga tidak retak-retak. Hal ini akan membuat cat tidak akan terserap dan membuat warna cat lebih terlihat.

4. Mortar Pemasangan Keramik

Mortar jenis ini dikhususkan untuk pemasangan keramik. Menggunakan mortar untuk memasang keramik akan dapat merekatkan keramik dengan kuat.

5. Mortar Pemasangan Homogeneous Tile

Bisa diaplikasikan untuk pemasangan granite (homogeneous tile) di atas permukaan beton, plesteran, dan screed, outdoor dan indoor. Cocok untuk granite (homogeneous tile) dengan daya serap air rendah/ body berpori kecil (water absorption < 0.5%), bisa juga diaplikasikan untuk mosaik, marmer dan batu alam lainnya.

Berikut adalah tabel lengkap ukuran mortar beserta rekomendasi area pemasangannya :

Berikut adalah tabel lengkap ukuran mortar beserta rekomendasi area pemasangannya :
Section Image

Apa Saja Ciri-Ciri atau Karakteristik Mortar yang Berkualitas?

Perlu diperhatikan karakteristik mortar sebelun anda memutuskan untuk memulai proyek bangunan dan mendapatkan hasil terbaik adalah sebagai berikut :

1. Daya rekat yang tinggi

Kualitas utama yang harus dimiliki mortar adalah sifat rekat.Mortar berkualitas mampu merekatkan bahan bangunan apapun, mulai dari batu bata, kerikil, dan lain-lain.

2. Tahan air

Mortar yang berkualitas memiliki kemampuan menahan masuknya air agar tidak mudah rusak dan merusak material bangunan lainnya. Tapi, harus dipahami bahwa Anda harus menggunakan produk waterproofing untuk lapisan anti bocor guna memaksimalkan daya tahan mortar terhadap air.

3. Mudah digunakan

Mortar harus fleksibel agar bisa diaplikasikan di seluruh bagian permukaan bangunan. Proses pengadukan mortar berkualitas seharusnya tidak rumit, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya.

4. Memiliki daya tahan tinggi

Ciri-ciri mortar yang berkualitas adalah memiliki daya tahan yang tinggi. Mortar yang baik memiliki karakteristik yang tahan terhadap segala cuaca sehingga melindungi bangunan dari kerusakan. Hal ini harus Anda perhatikan dengan memilih merk produk mortar yang terpercaya dan sudah teruji.

5. Tidak timbul retakan

Mortar yang berkualitas tidak memunculkan retakan pada hasil akhir saat mortar mengering.

6. Memiliki waktu kering yang cepat

Mortar yang berkualitas harus dapat dipasang dengan cepat. Mortar yang baik memiliki kemampuan cepat kering sehingga tidak memerlukan waktu yang terlalu lama dalam menunggu mortar mengering dan siap digunakan.

whatsapp